Investasi Untuk Pelajar SMA

Jenis-Jenis Investasi Untuk Pelajar SMA Dengan Modal Kecil

Sebagai pelajar SMA, Kamu mungkin sudah mempunyai jumlah uang yang cukup besar untuk bisa diinvestasikan dalam banyak produk investasi. Karena kamu sudah mulai bisa menyisihkan uang untuk menabung, dan kamu ingin uang hasil tabungan tersebut bisa berkembang memiliki keuntungan yang lebih besar. Lalu apa saja jenis-jenis investasi untuk pelajar SMA yang menguntungkan?

Ketika kamu sebagai pelajar SMA sudah ingin memulai investasi sejak dini, kamu harus mengetahui bahwa investasi memiliki risiko. Setiap jenis investasi untuk pelajar SMA yang akan dijelaskan disini memiliki risiko yang berbeda-beda. Jadi kamu harus sesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko investasi kamu tetapkan sebelum kamu benar-benar memulai melakukan investasi.

Jenis-Jenis Investasi Untuk Pelajar SMA Dengan Modal Kecil

Beberapa produk investasi untuk pelajar SMA dengan modal kecil, antara lain sebagai berikut :

Reksadana

Reksadana merupakan salah satu jenis investasi untuk pelajar sma dengan modal kecil yang bisa dipilih. Reksadana sendiri merupakan produk investasi yang terdiri dari kumpulan instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau instrumen investasi lainnya yang akan dikelola oleh manajer investasi.

Jadi saat ingin membeli reksadana, kamu harus memahami setiap jenis reksadana yang ingin dibeli. Karena setiap jenis reksadana juga memiliki return dan risiko yang berbeda-beda. Untuk pelajar SMA memulai investasi reksadana saat ini sangatlah mudah karena sudah banyak aplikasi reksadana online dengan minimal investasi mulai dari Rp 10 ribu saja.

Deposito

Selain reksadana investasi untuk pelajar SMA yang lebih aman dan minim risiko adalah investasi deposito. Deposito merupakan produk investasi yang memungkinkan kamu untuk menyimpan uang di bank dengan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.

Tetapi, pastikan kamu memahami bahwa deposito memiliki jangka waktu yang ditetapkan ketika kamu ingin menaruh uang di deposito. Pastikan saat kamu mengalihkan uang tabungan kamu untuk dipindahkan ke deposito, kamu nantinya hanya bisa mengambil uang deposito setelah jangka waktu tersebut berakhir.

Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan sesuai dengan bunga deposito yang dijanjikan. Jika kamu mengambil uang deposito sebelum jangka waktu yang ditetapkan. Maka kamu akan dikenakan biaya pinalti dan kamu tidak akan mendapatkan bunga sesuai ketentuan deposito.

Emas

Jenis investasi untuk pelajar SMA dengan modal kecil lainnya adalah melakukan investasi emas. Emas merupakan produk investasi yang populer sejak dahulu, karena dianggap sebagai aset yang bisa lindung nilai yang stabil termasuk saat terjadi inflasi.

Kamu sebagai pelajar SMA bisa membeli emas fisik atau menyimpan uang kamu miliki dalam bentuk tabungan emas. Namun, kamu juga harus memastikan untuk memahami risiko dalam berinvestasi emas, seperti perubahan harga emas yang tidak terduga.

Jadi jika kamu ingin memulai investasi emas sejak duduk di bangku SMA, pastikan kamu menabung emas dalam jangka waktu panjang lebih dari 1 tahun untuk bisa mendapatkan keuntungan lebih besar.

Saham

Investasi untuk pelajar SMA selanjutnya adalah investasi saham. Saham merupakan tanda bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Kamu bisa membeli saham sebuah perusahaan Tbk di bursa efek dan menikmati keuntungan dari kinerja perusahaan yang sahamnya kamu beli.

Saat berinvestasi saham kamu bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham saat kamu membeli dan juga dari pembagian dividen. Namun, kamu juga harus memahami risiko saat berinvestasi di saham, karena harga saham bisa naik atau turun secara tidak terduga. Jadi ketika kamu membeli saham tidak ada jamian harga saham kamu beli akan naik terus.

Untuk pelajar SMA yang ingin mulai berinvestasi saham saat ini juga lebih mudah, karena banyak platform atau aplikasi saham online yang menawarkan investasi awal mulai dari Rp 100 ribu.

Investasi online

Kamu sebagai pelaja SMA juga bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi di platform investasi online, seperti peer-to-peer lending (P2P Lending) atau crowdfunding. Di kedua platform ini akan membantu Kamu mempelajari tentang investasi dan mengelola uang dengan lebih baik.

Namun, pastikan kamu juga harus memahami risiko yang ada di platform investasi online tersebut dan kamu harus sesuai dengan tujuan dan profil risiko investasi kamu. Sistem kerja dari P2P Lending atau Crowdfunding adalah dengan memberikan pendanaan kepada bisnis, perusahaan atau UMKM dalam menjalankan usahanya dan kamu akan mendapatkan keuntungan dari bunga pinjaman.

Itu hanyalah beberapa contoh jenis-jenis investasi untuk pelajar SMA dengan modal kecil. Pastikan untuk memahami risiko setiap jenis investasi yang dipilih dan mempertimbangkan apakah produk investasi tersebut sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko investasi sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi.